BLORA, portalblora.com— Sebanyak 136 siswa dan seorang guru SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para siswa mendadak mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, pusing hingga diare. Kondisi tersebut terjadi secara massal sejak Senin malam hingga Selasa pagi.
Dari ratusan siswa yang mengalami keluhan, enam siswa harus dilarikan ke klinik kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka dievakuasi menggunakan ambulans dan mobil polisi.
Sementara itu, siswa lainnya mendapat pemeriksaan dan penanganan kesehatan langsung dari tim medis di aula SMAN 1 Tunjungan.
Kepala SMAN 1 Tunjungan, Yuni Ni’wa, mengatakan keluhan yang dialami para siswa diduga berkaitan dengan men MBG yang mereka konsumsi pada Senin, (7/9) kemarin.
Menurutnya, para siswa tidak langsung mengalami gejala setelah menyantap makanan.
“Mual dan diare mulai Senin malam hingga Selasa pagi”, Ungkap Silvia Eka, salah satu siswayang sedang diperiksa
Bahkan, sebanyak tiga siswa tidak masuk sekolah karena mengalami diare.
“Kami mendata ada 136 siswa dan satu guru yang mengalami keluhan. Untuk enam siswa kondisinya perlu mendapat penanganan lebih lanjut di klinik,” ujar Yuni, Selasa (8/9).
Menu MBG yang dibagikan kepada siswa pada Senin terdiri dari ayam goreng, tempe, sayur sop brokoli, dan buah.
Hingga kini, dugaan keracunan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Sampel makanan juga penting untuk diperiksa guna mengetahui apakah keluhan para siswa memang berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah menyebut untuk Selasa ini tidak menerima distribusi MBG.
Kasus dugaan keracunan massal tersebut kini menjadi perhatian sekolah dan pihak terkait, terutama untuk memastikan kondisi seluruh siswa serta mengantisipasi adanya siswa lain yang mengalami gejala serupa.










