BLORA, PORTALBLORA.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menyebut, hampir semua bangunan gedung bertingkat maupun kantor Dinas rawan kebakaran atau tidak layak.
Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Penegakan Perda (Kabid Gakda) Satpol-PP Yugo Wahyudi diacara rapat koordinasi forum perangkat Daerah, Jumat (20/2/2026).
“Bangunan gedung bertingkat di Blora, saya lihat semakin banyak, baik kantor, hotel, dll. Semuanya rawan kebakaran. Detektor rokok tidak ada, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kurang. Dalam satu gedung minimal 6 sampai 8 APAR”, jelas Yugo.
Menurutnya ini sangat penting dan wajib dipenuhi seluruh OPD dan pemilik bangunan bertingkat baik perorangan, swasta, BUMN maupun BUMD.
“Paling tidak scurity bisa menggunakan APAR. Pemadam kita kan terbatas, kalau di setiap Kantor Desa/ Kelurahan ada 6-8 APAR, bisa membantu pemadaman sebelum Damkar datang”, tegasnya.
Ditambahkan Yugo, seperti rumah sakit umum Daerah, yang terus berbenah dan membangun itupun maaih belum layak, karena minimnya detektor asap dan APAR.
Yugo berharap hal ini diserukan sampai ke tingkat desa, untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.

