Anggaran Belum Cair SPPG di Gunungkidul Dihentikan

Portal Lintas Jateng

Gunungkidul, portalblora.com- Kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentra Pengolahan Pangan Gunungkidul (SPPG) Wonosari 1 untuk sementara dihentikan. Penghentian dilakukan karena belum adanya pencairan dana sebesar Rp400 juta dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Akibat penghentian tersebut, para siswa di sejumlah sekolah yang menjadi penerima manfaat MBG kembali membawa bekal dan jajan di lingkungan sekolah.

Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 1 Wonosari, Senin (13/10). Pada jam istirahat, para siswa tampak bermain sambil menikmati bekal dari rumah, menggantikan menu MBG yang biasa disediakan setiap hari.

Sedikitnya enam sekolah dan posyandu di bawah koordinasi SPPG Wonosari 1 terdampak penghentian sementara ini. Program MBG yang biasanya berjalan rutin, terpaksa diliburkan karena belum adanya kejelasan mengenai waktu pencairan dana operasional.

Sejumlah siswa mengaku kecewa, sebab sejak Februari lalu mereka sudah terbiasa mendapatkan makan siang gratis di sekolah tanpa perlu membawa bekal.

“Nanti mau dibawain bekal, harapan saya semoga mbg ada lagi,” ujar Anur Marsya Herfiani, siswi kelas 6 SD Negeri 1 Wonosari.

Pihak sekolah menyebutkan bahwa informasi penghentian operasional MBG disampaikan melalui grup pesan singkat oleh pengelola SPPG.

“Kami diberitahu lewat WA bahwa mulai Senin kegiatan MBG diliburkan sementara karena dananya belum cair, biasanya makanan datang jam 9 atau jam 10 dalam keadaan fresh” tutur Pipit Dianita, guru SD Negeri 1 Wonosari.

Kepala SPPG Wonosari 1, Hindun Asri, menjelaskan bahwa total dana operasional yang belum cair mencapai Rp400 juta. Dana tersebut biasanya digunakan untuk dua minggu kegiatan penyediaan makan bergizi dengan total 2.847 porsi bagi enam sekolah penerima.

Menurut Hindun, keterlambatan pencairan disebabkan oleh proses pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BGN, yang membuat proses administrasi tertunda.

“Kami putuskan mulai hari senin operasional diliburkan sementata , sambil menunggu dana dari bgn” ungkapnya.

Untuk sementara, seluruh pekerja dapur di SPPG Wonosari 1 juga diliburkan sampai adanya kepastian dana operasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *