SRAGEN, portalblora.com— Dalam rangka menanggulangi permasalahan pengarsipan manual yang selama ini menjadi kendala di lingkungan sekolah, SMP Negeri 1 Kedawung, Sragen resmi meluncurkan sebuah inovasi digital bernama SIDAKS (Sistem Informasi Digital Kearsipan Spensada). Sistem ini telah diujicobakan pada 15 April 2024 dan mulai diterapkan secara penuh sejak 23 April 2024.
SIDAKS hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengelolaan dokumen penting sekolah secara cepat, aman, dan efisien. Menggunakan layanan digital seperti Google Drive, Google Form, serta Microsite s.id, sistem ini memungkinkan penyimpanan arsip yang lebih terorganisir dan mudah diakses. Jenis arsip yang dikelola meliputi surat masuk dan keluar, dokumen kepegawaian, data siswa, hingga ijazah.
Inovasi ini membawa perubahan besar, terutama dalam proses pencarian dan pembaruan data yang selama ini memakan waktu. Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan kini bisa mengakses dokumen di mana saja dan kapan saja tanpa harus bergantung pada tenaga IT.
“Inovasi ini muncul dari keresahan kami menghadapi permintaan dokumen mendadak dari instansi. Dengan SIDAKS, kami bisa merespons lebih cepat. Arsip kini tidak lagi menumpuk di lemari atau laci,” ujar Wawan Suranto, guru sekaligus penggagas SIDAKS, Senin (28/07/2025).
Langkah digitalisasi ini mendapatkan apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen, Prihantomo, yang menilai inovasi tersebut sebagai lompatan penting dalam meningkatkan efisiensi layanan pendidikan.
“SIDAKS adalah bukti bahwa sekolah mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Ini sejalan dengan semangat efisiensi dan akuntabilitas birokrasi pendidikan. Saya berharap inovasi ini bisa menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ungkap Prihantomo.
Interface sistem SIDAKS dirancang dengan tampilan sederhana dan user-friendly, memungkinkan akses mudah tidak hanya bagi guru dan kepala sekolah, tapi juga untuk pihak eksternal seperti dinas atau mitra pendidikan. Dengan SIDAKS, berbagai proses birokrasi menjadi lebih ringkas, efisien, dan transparan.
Implementasi SIDAKS menjadikan SMPN 1 Kedawung sebagai pelopor pengarsipan digital di tingkat satuan pendidikan dasar di Kabupaten Sragen.
Keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lain dalam menerapkan sistem digitalisasi untuk mendukung kualitas layanan pendidikan di era teknologi informasi.
Kepala Sekolah dan tim inovasi SMPN 1 Kedawung saat memperkenalkan SIDAKS, sistem digital pengelolaan arsip sekolah berbasis cloud, yang diresmikan sejak April 2024.Foto:DOK SMPN Kedawung/Istimewa
Reporter : Joko Piroso/Sragen

