BLORA, PORTALBLORA.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama KPH Randublatung melakukan patroli gabungan di kawasan hutan perbatasan kedua wilayah pada Sabtu (22/11).
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Perhutani dan aparat keamanan tidak main-main dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, terutama menjelang musim penghujan yang kerap menjadi momentum meningkatnya gangguan keamanan.
Patroli lintas wilayah tersebut melibatkan jajaran strategis kedua KPH. Dari KPH Blora hadir Asper/KBKPH Kalisari beserta seluruh KRPH dan anggota.
Sementara dari KPH Randublatung, hadir Asper/KBKPH Ngliron dan KBKPH Temanjang bersama masing-masing jajarannya. Polsek Banjarejo yang dipimpin langsung Kapolsek Gembong Widodo juga terjun mendampingi untuk memastikan patroli berlangsung aman dan kondusif.
Perbatasan Hutan Jadi Titik Rawan, Patroli Diperketat
Asper/KBKPH Kalisari, Ahmad Irfan Darusetya, mewakili Administratur/KKPH Blora menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan di titik-titik rawan perbatasan.
Wilayah ini kerap dimanfaatkan oknum untuk aktivitas ilegal karena jaraknya jauh dari pemukiman dan sulit terpantau.
“Ini adalah wujud sinergi antara KPH Blora, KPH Randublatung, dan Polsek Banjarejo dalam mencegah gangguan keamanan hutan. Patroli gabungan seperti ini harus terus dilakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan sangat penting pada musim penghujan. Kondisi medan yang basah dan minim aktivitas sering dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan penebangan liar hingga kegiatan ilegal lainnya yang berpotensi merusak hutan negara.
Polisi Tegaskan Dukungan Penuh: Tekan Ilegal Logging
Kapolsek Banjarejo Gembong Widodo menegaskan kepolisian siap mendukung penuh Perhutani dalam mengamankan kawasan hutan. Menurutnya, sinergitas antara Polri dan Perhutani sudah berjalan kuat dan harus terus diperkuat, khususnya untuk menekan tindakan ilegal.
“Patroli gabungan ini bukti bahwa sinergitas Perhutani dan Polri sudah sangat baik. Dengan kebersamaan seperti ini, kita bisa mencegah dan menekan ilegal logging sekaligus membantu mitigasi bencana alam, terutama di musim penghujan,” ujarnya.
Fokus: Pengamanan, Pencegahan, dan Mitigasi
Patroli kali ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kriminalitas seperti pencurian kayu, namun juga pengawasan kondisi hutan untuk mitigasi risiko bencana, seperti longsor, banjir, hingga pohon tumbang.
Pengawasan jalur-jalur rawan, pengecekan kondisi tegakan, hingga dialog dengan masyarakat sekitar menjadi bagian dari kegiatan ini.
Patroli gabungan tersebut diharapkan menjadi model koordinasi antarlembaga untuk memastikan kawasan hutan negara tetap terjaga, aman, dan lestari di tengah meningkatnya ancaman kejahatan hutan dan dinamika musim penghujan.

