Perhutani Blora Gandeng KTH dan LMDH Kembangkan Agroforestry

Portal Perhutani

Blora, portalblora.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP).

Kali ini, Perhutani menggandeng Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam program budidaya tanaman jagung dan tebu.

Kegiatan berlangsung di Kantor BKPH Ngawenombo dan BKPH Ngapus pada Senin (29/09), dengan dihadiri Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, pejabat struktural KPH, serta perwakilan KTH dan LMDH yang menandatangani kerja sama.

Adapun kelompok yang mendapat persetujuan meliputi KTH Tunas Harapan (Desa Kedungwungu, Todanan), LMDH Wonosari Rahayu (Desa Karangjong, Ngawen), KTH Barokah Sejahtera (Desa Ketileng, Todanan), serta KTH Rimba Manis (Desa Bedingin, Todanan).

Total lahan yang dikerjasamakan mencapai 80,75 hektare di wilayah pangkuan hutan BKPH Ngawenombo, Kalonan, dan Ngapus.

Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

“Dengan adanya PKS ini, Perhutani berharap seluruh pihak berkomitmen menjalankan hak dan kewajiban yang telah disepakati. Tujuan kerja sama tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian hutan. Program agroforestry jagung dan tebu ini telah mendapatkan persetujuan dari Direksi Perhutani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KTH Tunas Harapan, Dwiyanto, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bermitra dengan Perhutani.

“Kami siap menaati semua ketentuan dalam PKS dan berharap kerja sama ini memberi manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Harapannya pendapatan petani meningkat, Perhutani semakin maju, dan hutan tetap lestari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *