BLORA, portalblora.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora dan KPH Mantingan bersama Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, melaksanakan panen raya buah klengkeng di kawasan hutan KPS Waduk Greneng pada Rabu (16/07).
Kegiatan ini dilaksanakan di Petak 89C seluas 2,4 hektare dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pertanian, Ketua dan Anggota Komisi B DPRD Blora, serta Kelompok Tani Moya Makmur.
Setelah panen klengkeng, Bupati Arief juga melanjutkan dengan panen padi di Dukuh Nglawungan, Desa Tunjungan.
Dalam sambutannya, Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, menyatakan dukungannya terhadap upaya kelompok tani yang beralih dari tanaman semusim ke buah-buahan.
“Ke depan, kami berharap ini dapat dikembangkan di lokasi lain dan dilakukan diversifikasi komoditas,” ungkap Yeni.
Desa Tunjungan memang dikenal memiliki tanah yang cocok untuk budidaya buah-buahan seperti durian, kelengkeng, alpukat, dan rambutan.
Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, program ini juga berkontribusi pada perlindungan kawasan hutan, terutama di sepadan Waduk Greneng, sehingga dapat menghambat proses pendangkalan waduk.
Bupati Arief menekankan pentingnya sinergi antara Perhutani, penyuluh pertanian, dan masyarakat untuk memanfaatkan kawasan hutan dengan budi daya tanaman buah lokal.
“Semoga sinergi ini terus terjalin agar hasil petani semakin meningkat, mendukung ketahanan pangan, dan menjadikan Blora sebagai sentra buah lokal,” pungkasnya.

