Antisipasi Lonjakan Wisatawan Nataru, Perhutani Blora Perketat Standar Keselamatan di Goa Terawang Ecopark

Portal Perhutani

BLORA, PORTALBLORA.com — Menjelang lonjakan kunjungan wisata pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pengelola Goa Terawang Ecopark mulai memperketat aspek keselamatan. Perum Perhutani KPH Blora bersama Tim Divisi Regional (Divreg) Jawa Tengah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kawasan wisata tersebut, Rabu (17/12).

Monev dilakukan untuk memastikan kesiapan objek wisata yang kerap dipadati pengunjung saat musim liburan. Administratur/Kepala KPH Blora bersama jajaran, tim ekowisata Divreg Jawa Tengah, serta manajemen pengelola Goa Terawang Ecopark turun langsung melakukan pengecekan di lapangan.

Pemeriksaan difokuskan pada penerapan standar operasional prosedur (SOP) keamanan dan K3, terutama pada wahana yang memiliki potensi risiko tinggi. Penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu perhatian utama, mengingat meningkatnya aktivitas wisata saat libur panjang.

“Kami memastikan seluruh SOP keamanan dan K3 benar-benar diterapkan. Petugas harus aktif mengingatkan pengunjung untuk menggunakan APD dan memahami risiko jika SOP tidak dipatuhi,” ujar Kasi Utama Ekowisata Divreg Jawa Tengah, Sylvia Koesoemaningrum.

Menurut Sylvia, hasil monev menunjukkan kesiapan pengelola cukup baik. Sejumlah fasilitas pendukung seperti pos keamanan, APD, pos kesehatan, alat pemadam api ringan (APAR), rambu peringatan, hingga pengelolaan sampah telah tersedia dan berfungsi.

“Mulai dari fasilitas keselamatan hingga sarana pendukung lainnya sudah dilaksanakan dengan baik. Ini penting agar wisatawan merasa aman dan nyaman,” katanya.

Kegiatan monev ini bukan yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Tim Perhutani KPH Blora juga rutin melakukan evaluasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pengelolaan wisata berbasis keselamatan.

Sementara itu, Manager Pengelola Wisata Goa Terawang Ecopark, Yanto Supardi, mengapresiasi langkah monev yang dilakukan Perhutani. Ia menegaskan pihaknya terus melakukan pembenahan, khususnya pada aspek keamanan dan kesehatan pengunjung.

“Menjelang libur Nataru, kami melengkapi fasilitas keamanan, fasilitas kesehatan, APD, rambu dan plang imbauan, hingga P3K. Semua ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung,” ujar Yanto.

Ia berharap, melalui penguatan standar K3 dan evaluasi berkala, Goa Terawang Ecopark semakin siap menyambut lonjakan wisatawan akhir tahun dan mampu menjadi destinasi unggulan yang mengedepankan keselamatan.

Dengan meningkatnya minat wisata alam saat libur panjang, kesiapan pengelolaan dan aspek keselamatan kini menjadi kunci agar liburan tetap berjalan aman, nyaman, dan berkesan bagi para pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *