BLORA, portalblora.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) yang disebut Tripartit antara Perum Perhutani KPH Blora, PT Gendhis Multi Manis (GMM) dan tiga Kelompok Tani Hutan (KTH).
Penandatanganan PKS Tripartit ini digelar di Pendopo Omah Kumpul PT GMM Blora, pada Selasa 15 April 2025.
Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT GMM dan mitra lainnya atas terlaksananya penandatanganan PKS ini.
“Kami mengapresiasi partisipasi PT GMM dalam program sinergitas BUMN, yang mencakup ketahanan pangan seluas 82,9 hektare untuk penanaman tebu KSO,” ujarnya.
Tiga KTH Terlibat
Dalam kerjasama ini, terdapat tiga kelompok tani hutan yang mendapatkan persetujuan, yaitu KTH Maju Jaya, KTH Tunas Harapan, dan Kelompok Ternak Sidotentrem.
Yeni berharap semua pihak dapat berkomitmen terhadap kesepakatan yang telah dibuat dalam perjanjian ini.
Sementara itu, Direktur Utama PT GMM Blora, Sri Emelia Mudianti, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Perhutani dan KTH atas dukungan mereka dalam kerjasama operasional tebu untuk tahun 2024.
“Kami optimis bahwa target giling tebu sebesar 400.000 ton dapat tercapai berkat kolaborasi ini”, ujarnya.
Darsono, Ketua KTH Maju Jaya, mengungkapkan harapannya bahwa kerjasama ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar hutan.
“Dengan adanya kerjasama ini, semoga Perhutani semakin maju dan hutan menjadi lebih lestari,” tutupnya.
Penandatanganan PKS ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara Perum Perhutani, PT GMM, dan kelompok tani hutan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

