Perhutani KPH Blora Turut Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026

Portal Perhutani

BLORA, PORTALBLORA.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora ikut ambil bagian dalam panen raya jagung serentak kuartal I Tahun 2026 bersama Polres Blora.

Kegiatan ini digelar di Petak 114 B, RPH Kedungkenongo, BKPH Kalisari, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Panen raya tersebut dihadiri Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blora, Ketua Komisi B DPRD Blora, Kepala Bulog, Administratur/Kepala KPH Blora beserta jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Kapolsek dan Danramil Banjarejo, Camat Banjarejo, pejabat utama Polres Blora, kepala desa setempat, hingga perwakilan petani hutan.

Kegiatan panen jagung di Blora ini merupakan bagian dari panen raya nasional yang dipimpin langsung Kapolri secara virtual dan dipusatkan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya produksi jagung di Kabupaten Blora.

Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan yang dilakukan Polres Blora kepada para petani.

“Luas lahan panen jagung di Kabupaten Blora mencapai 79.031 hektare dengan total produksi 455.709 ton. Produktivitasnya mencapai 57,66 kuintal per hektare,” ujar Wawan.

Atas kontribusi tersebut, Polres Blora menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Wawan mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi mendukung program swasembada pangan nasional agar target swasembada jagung benar-benar dapat terwujud.

Sementara itu, Administratur/Kepala KPH Blora, Yeni Ernaningsih, menyampaikan apresiasi kepada Polres Blora atas diraihnya penghargaan dari Presiden RI.

Ia menegaskan komitmen Perhutani KPH Blora dalam mendukung swasembada pangan melalui pengelolaan lahan hutan yang berkelanjutan.

“Tanaman jagung dapat ditumpangsarikan dengan tanaman jati tanpa mengesampingkan fungsi utama hutan. Ini menjadi bagian dari kontribusi Perhutani dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” jelas Yeni.

Menurutnya, sinergi lintas sektor di Kabupaten Blora diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar hutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Perhutani KPH Blora siap bersinergi dengan semua pihak demi mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Sukses untuk para petani Blora,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *