BLORA, portalblora.com – Komisi B DPRD Kabupaten Blora melakukan kunjungan lapangan ke Balai Inseminasi Buatan dan Pembibitan Daerah (BLIBD) Kecamatan Tunjungan, Jumat (17/7). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan sektor peternakan berjalan optimal sekaligus mendukung ketersediaan pangan daerah.
Kunjungan dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Blora, Jayadi, S.H., bersama sejumlah anggota Komisi B, di antaranya Ir. Siswanto, Ir. H. Setiya Utama, M.M., Eko Adi Nugroho, Jariman, S.H., serta Vella Mushardika Dwi S., S.Ked., M.H.
Rombongan diterima Kepala UPTD Perbibitan Ternak, drh. Juliyah Sobanningsih, beserta jajaran. Dalam kunjungan tersebut, Komisi B membahas evaluasi kinerja layanan inseminasi buatan serta strategi penguatan pembibitan ternak di Kabupaten Blora.
Ketua Komisi B DPRD Blora, Jayadi, mengatakan sektor peternakan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami ingin memastikan pelayanan inseminasi buatan dan pembibitan ternak berjalan dengan baik. Penguatan sektor peternakan harus dilakukan secara berkelanjutan agar produktivitas ternak meningkat dan pada akhirnya mampu mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar Jayadi.
Menurut Jayadi, keberadaan BLIBD Tunjungan memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas dan populasi ternak di Blora. Karena itu, evaluasi terhadap layanan serta kebutuhan di lapangan perlu dilakukan secara berkala.
Ia menegaskan, Komisi B DPRD Blora akan terus memperkuat sinergi dengan jajaran teknis di lapangan. Koordinasi tersebut diperlukan agar berbagai program peternakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para peternak.
“Sinergi antara legislatif dan teknis di lapangan harus terus diperkuat. Kami akan melihat apa saja yang menjadi kebutuhan dan kendala di lapangan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar bisa mendukung peternak dan pengembangan peternakan di Blora,” jelasnya.
Jayadi berharap penguatan pembibitan dan layanan inseminasi buatan dapat mendorong lahirnya ternak berkualitas serta meningkatkan produktivitas peternak.
Selain itu, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem peternakan daerah, mulai dari penyediaan bibit unggul, peningkatan populasi ternak hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor peternakan.
Kunjungan Komisi B DPRD Blora ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi pengawasan terhadap program sektor peternakan sekaligus memastikan kebijakan ketahanan pangan daerah memiliki dukungan teknis yang memadai.
Dengan kolaborasi antara DPRD dan perangkat teknis, sektor peternakan Blora diharapkan semakin produktif, unggul dan berkelanjutan.










