BLORA, PORTALBLORA.com — Upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dilakukan di Kabupaten Blora. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora menggelar kerja bakti pembersihan semak belukar dan ranting pohon di sepanjang ruas jalan Blora–Randublatung, Jumat (19/12).
Kerja bakti dipusatkan di kawasan Pos Ngodo, wilayah hutan yang secara administratif berada di Desa Semanggi, Kecamatan Jepon. Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Dasiran., PORTALBLORA>
Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Blora, Kapolres Blora, jajaran Kodim 0721 Blora, Perhutani KPH Blora dan KPH Randublatung, DPUPR, BPBD, DLH, DINRUMKIMHUB Blora, unsur TNI-Polri wilayah Randublatung dan Banjarejo, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan, semak belukar dan ranting pohon yang menutupi badan jalan kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi tersebut dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di jalur yang memiliki tikungan dan kontur naik turun.
“Kami mengajak seluruh instansi dan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan jalur ini. Harapannya, dengan kondisi jalan yang lebih terbuka, angka kecelakaan lalu lintas di Blora bisa ditekan,” ujar Wawan.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas, terutama di jalur Blora–Randublatung yang dikenal memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Sementara itu, Administratur/Kepala KPH Blora melalui Asper/KBKPH Kalisari, Irfan, menegaskan bahwa kerja bakti tersebut merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan.
“Kegiatan ini sangat penting, apalagi menjelang libur Nataru 2025, di mana mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan. Dengan jalan yang bersih dari semak dan ranting pohon, pengguna jalan diharapkan merasa lebih aman dan nyaman,” katanya.
Melalui kerja bakti ini, jalur Blora–Randublatung diharapkan semakin siap menghadapi lonjakan arus kendaraan akhir tahun sekaligus meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas.

