SRAGEN, PORTALBLORA.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus HUT ke-53 PDI Perjuangan, jajaran partai menggelar pagelaran wayang kulit Jawa sebagai bentuk pelestarian budaya dan hiburan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut digelar pada Senin malam (26/1/2026) dan terbuka untuk umum.
Pagelaran wayang kulit mengangkat lakon Srikandi Mbangun Maerokocho dengan dalang kondang Ki Aji Wibowo. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi PDI Perjuangan yang rutin menggelar pertunjukan seni tradisional dalam momentum peringatan hari jadi partai.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Wulan Purnamasari, mengatakan pagelaran wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penyampaian nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Wayang kulit merupakan media tradisional yang sarat pesan moral, nilai budaya, dan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyapa masyarakat sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai budaya Jawa,” ujar Wulan dalam sambutannya.
Menurut Wulan, pemanfaatan media tradisional seperti wayang kulit, reog, dan tembang Jawa merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendekatkan kebijakan dan sosialisasi program kepada masyarakat secara lebih humanis dan mudah diterima.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
“Selain melestarikan budaya, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian rakyat melalui partisipasi UMKM,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen, Untung Wibowo Sukawati, mengajak masyarakat untuk tetap peduli terhadap lingkungan di tengah berbagai agenda pembangunan.
Ia menyoroti potensi bencana alam seperti banjir dan longsor di sejumlah wilayah bantaran sungai di Kabupaten Sragen.
“Kita perlu menjaga kelestarian lingkungan dan merawat alam bersama-sama agar terhindar dari potensi bencana. Ini menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Untung.
Untung berharap, melalui peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 dan HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, partai dapat terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat komitmen pengabdian kepada rakyat.
Pagelaran wayang kulit tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi acara hingga larut malam. Selain pertunjukan seni, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan dan doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang hadir.
Joko P/Sragen

