Puluhan Remaja di Blora Ikuti Pelatihan Dasar Kepemimpinan

Portal Pendidikan

BLORA, PORTALBLORA.com- Sebanyak 86 remaja di Blora, Jawa Tengah mengikuti pelatihan dasar kepemimpinan (LDK) yang digelar di Masjid Jami’ Moetiah, Masjid termegah dan terbaik di Blora, Minggu (25/1/2026).

Menariknya pelatihan ini mengundang 13 narasumber yang berkompeten dari berbagai unsur, dari TNI, POLRI, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan dari akademisi.

Acara dibuka oleh Bupati Blora Arief Rohman, yang dihadiri Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, Dandim 0721/Blora yang diwakili Danramil 01/Blora Kapten Sumanto.

Ketua pelaksana, Muhammad Rifki Burhan, menjelaskan 86 peserta ini berasal dari pemuda – pemudi di seluruh Kabupaten Blora, dengan rincian 31 putra dan 55 putri.

“Tujuan dari acara ini adalah membentuk generasi muda, agar bisa menjadi pemimpin yang berakhlak mulia, religius dan unggul,” jelasnya.

LDK ini sudah dilaksanakan dua kali, dan akan dilaksanakan setiap setahun sekali dan berkelanjutan.

Sebelum mengikuti pelatihan para peserta mengikuti test kesehatan terlebih dahulu oleh tim Dokter Kesehatan (Dokkes) dari Polres Blora.

“Harapannya, para remaja nantinya bisa menerapkan tidak hanya di masjid Jami’ Moetiah namun di masjid – masjid lain di Blora,” imbuhnya.

Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai Dewan Kehormatan Masjid (DKM) masjid Jami’ Moetiah, masjid terbaik di Blora ini.

Bupati berharap semua masjid di Blora bisa menerapkan kegiatan positif seperti ini, untuk memakmurkan masjid tidak hanya orang tua, namun pemuda juga memiliki kewajiban memakmurkan masjid.

“Ini sangat bagus, program ini perlu kita terapkan dimasjid lain. Program ini akan mencetak generasi penerus yang akan memakmurkan masjid – maajid di Blora, dan mencetak generasi penerus menjadi pemimpin yang memiliki akhlak mulia,” ungkap Arif.

Bupati juga melihat asrama tempat pendidikan serta menengok siswa SMP Islam yang diasramakan di lingkungan masjid yang bersih, bagus dan menarik.

untuk diketahui, mereka yang bersekolah di SMP Islam Moetiah adalah orang yang tidak mampu dan anak yatim-piatu yang sudah terseleksi melalui beberapa tert.

Mereka didik secara disiplin untuk menjadi anak yang mandiri, berakhlak mulia, dan beragama dengan gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *