BLORA, portalblora.com– Perum Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama jajaran Kodim 0721 Blora melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Blora, Rabu (5/3/2026).
Peninjauan dilakukan di petak 131, 132, dan 133 wilayah RPH Ngawenombo, BKPH Ngawenombo, KPH Blora dengan luas lahan sekitar 77,77 hektare.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari koordinasi antara Perhutani dan TNI untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan dalam pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Kabupaten Blora.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Blora Teguh Yuli Anggoro, Kepala Seksi PSDH, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0721 Blora Mayor Inf Bani, Pasilog Kodim 0721 Blora, Danramil Kunduran, Asper/KBKPH Ngawenombo beserta jajaran, Babinsa Kedungwaru, serta Kepala Desa Kedungwaru.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kondisi lapangan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan batalyon. Pengecekan meliputi kesiapan lahan, akses menuju lokasi, serta kondisi lingkungan sekitar yang nantinya akan mendukung proses pembangunan dan operasional satuan teritorial tersebut.
Teguh Yuli Anggoro mengatakan Perhutani pada prinsipnya mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
“Perhutani sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan Teritorial Pembangunan. Harapannya melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi yang baik antara Perhutani, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan koordinasi lintas sektor penting dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi tata kelola kawasan hutan maupun pembangunan wilayah.
Sementara itu, Kasdim 0721 Blora Mayor Inf Bani menjelaskan peninjauan tersebut merupakan langkah awal untuk mematangkan persiapan marshaling area yang akan digunakan dalam pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
“Kegiatan ini untuk menajamkan persiapan marshaling area bersama Perhutani dan Pemerintah Desa Kedungwaru terkait lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan,” katanya.
Menurutnya, melalui peninjauan langsung di lapangan, pihaknya dapat mengetahui secara detail kondisi lahan serta kesiapan wilayah yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan batalyon di Blora.

