PEKALONGAN, portalblora.com – Kepolisian Daerah Jawa Tengah melalui Unit I Subdit 5 Ditintelkam terus memperkuat peran media sosial dalam menjaga stabilitas kamtibmas di dunia maya.
Hal itu diwujudkan melalui pertemuan dengan para admin media sosial berpengaruh di wilayah Pekalongan Raya, Rabu (22/10/2025) malam, di Rumah Makan Selaras Kota Pekalongan.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri sejumlah admin akun besar di Pekalongan Raya, di antaranya pengelola FB Pekalongan Curhat dengan lebih dari 207 ribu pengikut, IG Pekalongan Terkini (22,8 ribu), FB Antihoax (159 ribu), hingga IG Jateng Terkini (286 ribu).
Total lebih dari 14 penggiat media sosial hadir dalam forum silaturahmi tersebut.
Dalam sambutannya, Panit I Subdit 5 Ditintelkam Polda Jateng IPTU Guntur Kuncoro P, S.H., M.H. mengajak para admin untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Pekalongan Raya dan Jawa Tengah melalui narasi positif.
“Kami mengajak seluruh admin dan penggiat media sosial untuk mendukung kebijakan pemerintah dan Polri melalui konten positif. Jangan mudah terpengaruh dengan narasi negatif atau provokatif yang bisa merusak kepercayaan publik,” tegas Guntur.
Ia juga meminta agar komunitas medsos turut membantu melaporkan (report) konten hoaks, narasi yang menyudutkan Polri, serta ikut memviralkan kegiatan positif kepolisian di wilayahnya masing-masing.
Admin Medsos Minta Polri Lebih Terbuka dan Rutin Berkolaborasi
Dalam forum tersebut, para admin media sosial menyampaikan beberapa masukan penting. Salah satunya, mereka menilai komunikasi antara Polres jajaran dengan komunitas penggiat medsos selama ini masih kurang optimal.
“Kami ingin kemitraan yang lebih terbuka dan berkelanjutan. Jangan hanya dihubungi kalau ada publikasi mendesak saja,” ujar salah satu admin.
Para penggiat medsos juga mengusulkan agar pertemuan semacam ini diadakan secara rutin, minimal setiap enam bulan sekali, sebagai wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan komunitas digital.
Mereka juga menekankan pentingnya apresiasi dan sikap terbuka terhadap kritik dari masyarakat maya demi membangun citra Polri yang semakin humanis.
Di akhir pertemuan, seluruh peserta menyatakan komitmen siap membantu Polri dalam memerangi hoaks serta menyebarluaskan konten positif di media sosial.
Sebagai tindak lanjut, dibentuk pula grup WhatsApp (WAG) antara Unit I Subdit 5 dan para admin medsos Pekalongan Raya untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi di dunia digital.

